Koleksi Museum Zoologi SITH ITB

Koleksi Museum Zoologi SITH ITB

Koleksi Museum Zoologi SITH ITB. Foto: Ganjar Cahyadi.

Museum Zoologi SITH ITB memiliki koleksi berupa awetan kering dalam bentuk offset, balgh (lembaran kulit), dan artikulasi rangka hewan serta awetan basah dengan rentang waktu koleksi antara tahun 1909-2020. Koleksi berasal dari berbagai wilayah di Indonesia seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua. Sebagian besar koleksi merupakan koleksi pribadi, koleksi kebun binatang, spesimen dari rumah sakit bersalin serta hadiah dari peneliti Amerika Serikat dan Eropa.

croc-skullSpesimen tertua yang tercatat adalah burung pelatuk (Micropternus brachyurus brachyurus (Vieillot, 1818)), yang dikoleksi tahun 1909. Secara keseluruhan, Museum Zoologi SITH ITB memiliki total spesimen sebanyak 2849 spesimen dengan total spesies sebanyak 1045 spesies (per 10 Juni 2020). Rincian total spesimen dan spesies yang dikelola saat ini adalah sebagai berikut:

  • Invertebrata: 700 spesimen/ 277 spesies
  • Ikan: 457 spesimen/ 301 spesies
  • Amfibi: 882 spesimen/ 96 spesies
  • Reptil: 458 spesimen/ 154 spesies
  • Burung: 167 spesimen/ 140 spesies
  • Mamalia: 185 spesimen/ 77 spesies

Micropterus brachyurus

Micropternus brachyurus brachyurus (Vieillot, 1818). Foto: Ganjar Cahyadi.

Selain itu, Museum Zoologi SITH ITB juga memiliki koleksi awetan hewan dilindungi seperti buaya muara (Crocodylus porosus) dan senyulong (Tomistoma schlegelii), penyu (Famili Cheloniidae), burung cendrawasih (Famili Paradisaeidae), burung rangkong (Famili Bucerotidae), burung kasuari (Casuarius unappendiculatus), harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae), trenggiling (Manis javanica), beruang madu (Helarctos malayanus), serta orangutan (Pongo pygmaeus).

IndonesiaEnglish